Skip to main content

Fettucini Ayam Wortel


Menu makan siang si papoy hari ini. Fettucini Ayam Wortel. Looks yummy, isn't it? Emang yummy kok, bener deh. Hahahaha...

Mau coba masak?
Resepnya di sini yaaa

Bahan:
Fettucini 250gr
Fillet dada ayam 150gr
Wortel lokal 2 batang
Daun bawang 2 batang
Bawang bombay 1/2 butir
Bawang putih 2 siung
Himalayan Salt secukupnya
Lada hitam secukupnya
Sagu 1 sdm
Fiber Creme 1 sdm
Air putih suhu biasa 100ml
Air hangat 100ml
Olive oil 2 sdm

Alat
Ichi-i Nature Wok
Sutil kayu

Persiapan Memasak
1. Kupas bawang putih, lalu geprek.
2. Kupas bawang bombay, iris tipis.
3. Iris dada ayam menjadi potongan dadu
4. Kupas wortel, iris menjadi potongan korek api.
5. Masak fettucini hingga matang, tiriskan.
6. Larutkan fiber creme ke 100 ml air hangat, aduk rata.
7. Larutkan sagu di 50ml air biasa, aduk rata.

Cara Memasak
1. Tuangkan olive oil ke Ichi-i Nature Wok, panaskan sejenak.
2. Masukkan bawang putih dan bawang bombay, tumis hingga harum.
3. Masukkan potongan dada ayam dan irisan wortel. Masukkan air biasa 50ml
4. Jika ayam dan wortel sudah matang, masukkan fettucini dan potongan daun bawang, masak hingga matang
5. Masukkan larutan Fiber Creme, aduk rata.
6. Masukkan larutan sagu, masak hingga mengental.
7. Matikan kompor, masukkan lada hitam dan himalayan salt. Aduk rata.
8. Tes rasa, lalu sajikan.

Semangat menikmati ❤


Comments

Popular posts from this blog

It Strikes, Again

Gue nggak tahu ini udah yang ke berapa kalinya.  Yang pasti, malam ini papoy demam.  Pagi tadi habis mandi, papoy minta dibikinin parutan jahe untuk dipopolin di kakinya. Gw dah curiga sih. Pasti dia ngerasain sakit. Parutan jahe dah jadi, dan dia minta dipopolin di area lutut kaki kanan.  Menjelang siang, dia pake sisa parutan jahe pagi tadi di lutut sebelah kiri. Gue tanya, "sakit juga?"  "Sedikit", katanya. Hm, okey. Gue pun melanjutkan aktifitas a.k.a tidur siang. Sore, it was getting worse. Badannya udah sumeng. Gue cek, suhunya dah 36.9 Oke. This is not good. Abis ashar gue dan Asaboy keluar belanja sebentar, pas sampe di rumah, papoy minta diparutin jahe lagi.  Papoy makan malam pake bubur nasi+bawang+sereh. Lumayan, ada kali 10 suap mah. Tapi pake jeda agak lama, katanya mulutnya nggak enak.  Nggak lama, beliau minta maem lagi, tapi sepiring pun nggak habis. Jam 7.30 minum Arcoxia untuk pereda nyerinya.  Suhu badannya udah merangkak...